Tentang

Pesantren Penghafal Quran Nahwa Nur adalah sebuah lembaga dibawah naungan Yayasan  Nahwa Nur yang memfasilitasi pendidikan akademik, kepesantrenan dan tahfidz Al-Quran.

Saat ini santri PPQ berjumlah 85 orang 26 diantaranya sudah hafidz 30 juz. PPQ Nahwanur saat ini fokus pada pengelolaan santri yatim dan dhuafa mulai jenjanng kela 7 SMP sampai dengan 3 SMA. Dengan pola mensinergikan pendidikan kurikulum Diknas, kurikulum kepesantrenan, Tahfidz Al-Quran 30 juz dan pendidikan karakter yang bercita-cita menjadikan para santri menjadi pribadi yang unggul dan multi talenta.

Visi, Misi dan Program

Program ini dikhususkan untuk anak-anak yatim dan dhu?afa, pada tahun pertama anak difokuskan untuk mengasah kemampuan menghafal Al-Quran secara komprehensip. Hal ini dilakukan untuk melatih daya ingat anak, sehingga secara tidak langsung dalam kurun waktu satu tahun anak telah mampu membentuk budaya menghafal pada alam bawah sadar mereka yang lambat laun akan terbentuk budaya tahfidzul Quran. Sedangkan pada tahun kedua sampai keempat, anak mulai mengikuti pendidikan formal dengan tidak mengesampingkan tujuan utama pondok yaitu tahfidzul Quran.

Dasar Pertimbangan

  • Kurang meratanya sarana pendidikan bagi kalangan bawah (yatim dan dhuafa) yang sejatinya adalah hak setiap umat
  • Semakin banyaknya respon masyarakat terhadap upaya mencetak generasi yang berguna bagi agama, masyarakat, dan negara khususnya para penghafal Al-Qur?an
  • Kesadaran masyarakat dalam penyaluran sedekah yang tepat dan akurat, yakni menciptakan sarana pendidikan bagi yatim dan dhuafa untuk menjadi generasi qur?ani
  • Masyarakat membutuhkan adanya lembaga penghafal Al-Qur?an yang berakhlak qur?ani

Visi

“Membina anak yatim dan dhuafa menjadi generasi Qurani yang mandiri”

Misi

  • Memberikan pengasuhan , pendidikan, dan pembinaan kepada anak yatim dan dhu?afa.
  • Menumbuhkan kesadaran umat/masyarakat tentang pentingnya penanganan anak yatim dan dhu?afa.
  • Mengangkat harkat dan derajat anak yatim dan dhu?afa melalui pengasuhan, pendidikan dan pembinaan yang terpadu sehingga mendapatkan kehidupan yang layak.
  • enumbuhkan rasa bangga pada anak yatim dan dhu?afa bahwa agama Islam memuliakan mereka dan rahmat bagi semesta alam.

Fasilitas Pendidikan

  • Para ustad dan tenaga pengajar berasal dari perguruan tinggi dalam dan luar negeri (Universitas Islam Madinah, Universitas Al Azhar Mesir, UIN Sunan Kalijaga, UGM Yogyakarta, dll). Salah satu pengajar adalah Ustadz Endang Setiawan Alhafiz.
  • Makan 3 kali
  • Ruang Kelas
  • Masjid
  • Perpustakaan
  • Kegiatan Ekstrakurikuler
  • UKS
  • Warung Pondok
  • Sarana-sarana pendukung lainnya

Sarana dan Prasarana

A. Lokal Asrama

 

 

Sarana yang sudah ada saat ini adalah satu lokal asrama sebagai tempat tinggal santri untuk beristirahat bahkan terkadang digunakan juga untuk belajar. Satu local asrama tersebut dihuni oleh 15 orang santri, dengan pemanfaatan yang multiguna dan dibagi sedemikian rupa untuk beristirahat dengan nyaman.

B. Masjid

Sebagai pusat kegiatan dan peribadatan, keberadaan masjid sangat vital. Keberadaan Masjid Baitur Rahman (Al Rahman) digunakan oleh para santri sebagai tempat untuk membina dan menempa diri dengan berbagai ilmu pengetahuan. Diantaranya digunakan sebagai kelas untuk belajar kurikulum sekolah (DIKNAS) serta pembinaan mental, akhlaq dan spiritual melalui kurikulum pesantren (aqidah, ahklaq, fiqih, hadits, ‘ulumul qur’an, tahfidzul qur’an dan tarbiyah).

Namun kami sangat menyadari, diluar sana masih banyak anak-anak yang kurang beruntung baik yatim maupun dhu’afa. Mereka juga perlu sentuhan tangan kasih kita semua untuk mendapatkan kesempatan belajar yang baik, kesempatan untuk memperbaiki masa depan, mampu hidup mandiri dengan penuh karya dan mengajarkan kepada adik-adiknya, rekan-rekannya untuk mengelola keterbatasan menjadi peluang prestasi dan amal sholeh yang membanggakan. Oleh karena itu, sarana dan prasarana yang memadai, layak dan nyaman sangat kami perlukan untuk mereka, sebagai wujud syukur kita kepada Tuhan Yang Pengasih lagi maha Penyayang.

C. Saung Belajar

Saung untuk belajar santri, karena keterbatasan yang ada kami masih menggunakan saung untuk belajar santri. Terbagi menjadi beberapa kelas dari kelas 1 sampai kelas enam.

Pengurus, Staf dan Pembina Pesantren

Priasto Aji, SE, MSc.
Ketua Yayasan Nahwa Nur
Ruhadi Widiargo, SE, MM
Direktur PPQ Nahwa Nur
Rachmat Hidayat, SE, Ak
Bendahara Umum
Hadi Saptiono
Sekretaris Umum
Ustadz Hadi Santoso, Lc
Kepala Pesantren PPQ
Endar Hastono SE
Accounting / Admin PPQ
Yusuf Cakhyono
Manager Fundrising

Aris Suryono

Nur Rohman Priya

Fundrising Staff
Ustadz Syaiful Arif Lc Al-Hafidz
Koordinator Tahfidz
Ustadz Faruq Lc Al-Hafidz
Guru Tahsin, Tajwid dan Bahasa Arab